yang tak terlupakan,19 Januari 2013.

Jalan-jalan sama temen kuliah.

Puluhan Pantai Cantik Di Gunungkidul Yogyakarta

Butuh Referensi pantai-pantai di Jogja?? cuss klik judulnya!

Pantai Jungwok dan Pantai Greweng

Adventure is out there!!!

Les dan Privat Akuntansi Yogyakarta

hai!kamu yang di jogja (SMA/SMK/Perguruan Tinggi) lagi bingung sama yang namanya akuntansi?? jurnal jurnal ampek laporan keuangan?? yuk les/privat akuntansi

Showing posts with label traveling. Show all posts
Showing posts with label traveling. Show all posts

Wednesday, 11 May 2022

Camping di Pantai Cibeureum 1, Anyer.



Di tengah pandemi covid-19 saat ini, camping menjadi salah satu alternatif cara liburan secara aman dan nyaman. Tentu dengan berbagai persiapan yang matang. Saat ini kami memilih camping di Pantai Cibeureum 1, Anyer. Sebelumnya sudah riset dahulu dari jajaran pantai anyer dimana yang ramah untuk camping atau memang pantai yang memiliki camping ground. Setidaknya kami memilih pantai ini karena memiliki fasilitas kamar mandi dan mendapat aliran listrik. terdapat juga warung 24 jam sebagai bonus tambahan. Jajan pop mie, es kelapa muda, nikmat sekali.

Kriteria pantai ini adalah memiliki camping ground berupa halaman rumput yang luas dengan banyaknya pohon kelapa. Saran untuk yang pengen camping disini hindari musim penghujan ya, rada serem aja kalau hujan deres plus angin kencang.

Beberapa peralatan yang aku bawa waktu itu adalah:
  1. tenda ukuran 4 orang - sewa (walau cuma 2 orang tapi better lebih nyaman agak luas hehe)
  2. palu (untuk mukul patok tenda, kalau ada batu sih bisa aja)
  3. senter
  4. bantal, selimut, alat sholat seperti mukena, sajadah, sarung
  5. peralatan mandi, handuk
  6. bekal makanan yang cukup awet untuk seharian
  7. air mineral yang cukup
  8. peralatan foto (kamera, tripod, charger)
  9. payung
Kurang lebih itu, bisa disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing ya. Happy holiday!!












Thursday, 11 June 2020

LION :)

Kepada maskapai yang membawaku pergi dan pulang, pada akhirnya aku rindu.





CGK Dari Atas

Postingan ini menjadi draft sejak tahun 2018, entah kenapa tidak publish juga. Disaat pandemi saat ini, harus menerapkan PSBB, tidak bisa berpergian secara domestik dan internasional, memandangi foto-foto lama seperti ini adalah hal yang paling menyesakkan. Rindu sekali rasanya. Rindu bersiap pergi, merencanakan pergi, packing, bertemu dengan yang terkasih. Berharga sekali momen-momen tersebut.

Semoga semua segera kembali pulih. Aamiin.


Sunday, 8 July 2018

Jepang #3

Ingin merekap hal2/pengalaman/pelajaran  positif yang saya ambil selama di Jepang. Semoga bisa diambil hal2 positifnya.

Penting untuk diingat, "ini bukan berarti saya membanding-bandingkan dengan Indonesia atau bahkan menjelek-jelekkan Indonesia, tapi murni sebagai pengingat dan untuk diambil pelajaran positifnya sih." Buat yang langsung mikir "hm kayak artis sonoo yg hbs buka jilbab lebih muji Jepang bla bla bla blaaa" jangan yaaa..ga salah kan saya membuat catatan seperti ini, siapa tahu bisa jadi pelajaran. Itu aja.

Jadi disana itu.....

1. Di jalan, pejalan kaki diutamakan dan nomor 2 adalah pesepeda.
2. Setiap jalan ada rambu khusus pejalan kaki untuk menyebrang, tidak lupa dengan suara tanda hijau bagi pejalan kaki yang disabilitas. Kyu-kyu-kyu-kyuu..kayak siul burung. Lucu. Hehe
3. Jika tidak ada rambu (saya temukan beberapa di pedesaan) ketika ada yg mau menyeberang kendaraan bermesin otomatis mempersilakan si pejalan kaki/pesepeda untuk menyebrang. Tidak lupa bagi si penyebrang setelahnya mengucapkan terima kasih dengan membungkukkan badan khas orang Jepang.
4. Menyebrang jalan hanya melewati zebracross. Tidak suka memotong jalan sembarangan.
5. Tidak mengganggu fasilitas/ruang publik. Hampir ga pernah denger nada dering hp di ruang publik termasuk jg kereta atau bus. Silent mode semua. Kalaupun ada pasti punya turis. Hehee. Mereka kebanyakan duduk/berdiri diam pakai headset dan fokus sama gadgetnya.
6. Tidak segan untuk mengucapkan permisi, terima kasih atau maaf.
7. Disiplin. Ini yang bikin aku "wooohhh!!". Semua jadwal transportasi umum sangat tepat waktu sampe ke menit2nya. Ini sih bener2 gila..jadwal kereta dan bus itu ga ada yang jam 1 pas gitu deh kayaknya. Pasti ada menitnya. Misal 1.12, 18.19 gitu2, dan memang tepat waktu.
8. Kalau yg ini entah hal positif atau negatif yaa..mereka kalau jalan cepat sekali. Seolah2 terburu2 mungkin memang mereka sibuk semua dan nomor 7 juga bisa jadi alasan mereka buru2. Sampai2 tangga di ruang publik seperti stasiun ada aturannya sisi sebelah mana untuk naik dan turun. Harus diperhatikan tandanya. Jadi ga ada yang tabrakan dan tidak menghambat dan memperlambat waktu mereka. Wow.
9. Kalau naik atau turun eskalator jika santai harus berdiri disisi kiri. Kanan dikosongkan atau diberi space. Gunanya untuk jalur bagi orang lain yang sedang terburu2 berjalan.
10. Buang sampah. Buang sampah ga ada yang asal buang. Dipilih2 mana yang bisa daur ulang. Salah satu minimarket (kalau ga salah family mart) menyediakan tempat untuk membuang sampah kantong plastik mereka. Jd kl habis belanja dikumpulkan kl belanja lagi dibawa mungkin untuk didaur ulang.
11. Uang kertasnya rapi, tidak kucel dilipat2, setiap kasir pasti ada nampan kecil seukuran uang kertas untuk naruh/nerima uang pembayaran dari pembeli. Unik pokoknya.
12. Antri toilet umumnya tidak berdiri di depan pintu masing2 toiletnya persis. Tapi di pintu masuk toilet umumnya. Lebih rapi dan lebih adil sih. Siapa yg mengantri duluan bisa langsung dapat giliran jika ada yg keluar toilet.

Sementara itu dulu. Nanti kalau ada keingetan lagi sesuatu bakal diupdate lagi. Semoga bermanfaat ya.

Wednesday, 6 June 2018

Jepang #2

Biaya


Ini berdasarkan pengalaman saya ya. Tiap individu pasti berbeda-beda. Ini biaya dengan asas "yang penting sampai Jepang dan ketemu suami" ya...jadi jauh dari kata fancy

1. Tiket Pesawat Air Asia untuk penerbangan pergi CGK - DPS - NARITA kemudian penerbangan pulang dengan rute NARITA - CGK sebesar Rp4.768.181,- dengan seat yang biasa, WITHOUT BAGGAGE dan NO MEAL. 
Saya jelaskan dulu sedikit, itu harga tiket saja hanya dapat jatah total 7 kg untuk kabin dan tentengan, jangan samakan dengan maskapai lain ya, saat check in bener2 ditimbang semuanya. Kenapa No Meal? karena penerbangannya malem saya rasa sebelum naik udah kenyang dulu dan di pesawat tinggal tidur sekalian biar ngirit. Saya beli tiket pesawat melalui tiket.com. Banyak2 bandingin aja sih kayak traveloka berapa, tiket.com berapa dan platform lainnya. Tapi jangan lupa sign up ke airasia.com cek harga juga disitu. Kalau udah beli tiket dan mau nambah bagasi dan makanan bisa ke airasia.com. Kalau bayar di counter checkin lebih mahal.
Kemaren saya nambah bagasi 20kg untuk penerbangan pergi order melalui airasia.com kurang lebih nambah 400 ribu. Bawa baju ga usah banyak2 sih, jadi penerbangan pulang 7 kg itu cukup untuk baju dan belanjaan. Oh ya saat booking hotel dan penginapan pastikan dulu ada laundrynya ga.
2. Tiket kereta dan bus. Lumayan murah sih, 

Jepang #1

Postingan mengenai Jepang kali ini akan membahas mengenai hal-hal apa saja yang perlu diperhatikan sebelum pergi ke Jepang. Ini menurut pengalaman saya pribadi ya. Mungkin setiap individu akan berbeda2 untuk apa yang perlu diperhatikan sebelum ke Jepang.

  1. Musim apa di Jepang. Ini akan berkaitan dengan tujuan wisatamu, kesehatan kamu, kenyamanan kamu disana, dan perlengkapan yang akan kamu gunakan (seperti pakaian dan obat) selama disana.
  2. Tiket pesawat. Pandai2 mencari tiket pesawat yang cucok meong lah. Kalau cuma backpackeran cukup lah Air Asia Direct Jakarta - Tokyo (Narita) dengan seat yang biasa (jangan harap bisa rebahan dan dapat selimut ya) walaupun penerbangan kurang lebih 7 jam ga usah manja! heheee
  3. Hotel/penginapan. Kalau rame mending cari Airbnb. Hotel/penginapan disana mahal2. Perhatikan dengan tujuan wisatamu.
  4. Membawa sandal/sepatu yang nyaman untuk berjalan kaki. Disana bakal banyak jalan kaki, antar halte, antar stasiun. Jangan harap naksi atau ber-uber-ria atau ngegojek yaaa...ada sih tapi mahal ya Allaaaaahh.
  5. Obat-obatan, koyo yang panas favoritmu, hot n cream, safe care gitu2 lah pokoknya. Untuk tumit, telapak kaki, betis, dan pinggangmu nanti. Karena kalau dah sampe disana bawaannya kan keliling terus, minim tidur deh. Pasti!!! Pegel2 dah tu badan. 
  6. Kurs. 
  7. List kepengenan yang mau dibeli disana. Misal pengen makanan A. Nah googling dulu alamatnya, jam bukanya, harganya (kalau dapat). hehehehe
Sepertinya itu dulu deh, intinya banyakin googling, research sana-sini. Nanti kalau keinget sesuatu ya saya update lagi.

Monday, 28 May 2018

PEMBUATAN VISA JEPANG (2018)

Langkah awal dalam pembuatan VISA Jepang adalah dengan mengetahui wilayah yurisdiksi terlebih dahulu. Karena saya domisili di Pontianak maka pengajuan VISA dilakukan di Japan Visa Aplication Center (JVAC) yang terletak di Lotte Shopping Avenue lantai 4. Sepertinya repot dan ribet sekali harus ke Jakarta kan ya untuk mengurus dan mengambil kalau sudah jadi nanti. Dari hasil browsing sana sini ketemulah Dwidaya Tour (Mega Mall Pontianak samping Gramedia) yang bisa membantu dalam pengajuan Visa Jepang jadi tidak perlu kita ke Jakarta. Kita hanya menyiapkan data-datanya saja.

Lalu menentukan jenis type visa yang akan dibuat: source & souce2
  • Visa kunjungan sementara. Mengunjungi keluarga dan saudara, teman dan kenalan, liburan, kunjungan dari anggota keluarga Jepang yang tinggal di indonesia, bisnis (tidak ada penghargaan yang diterima) sampai 90 hari.
  • Visa Khusus (Studi / Pekerjaan / Pelatihan / Tinggal dalam jangka waktu tertentu. Kunjungan untuk: Belajar, pendaftaran sekolah, pelatihan, tinggal dengan keluarga, hiburan selama 90 hari atau bisnis.
  • Visa transit. Visa transit adalah visa untuk bepergian ke luar negeri untuk transit dengan penerbangan internasional, saat memasuki titik transit (Jepang) dan melewati area transit internasional (dalam 15 hari).
  • Visa Masuk Tunggal untuk tur kelompok tujuan bagi warga negara Indonesia. (Diatur oleh agen perjalanan yang ditunjuk)

Berikut syarat yang harus dilengkapi untuk pengajuan Visa Jepang:
  1. Paspor yang masih berlaku minimal 7 bulan
  2. Pas foto 4,5 x 4,5 sebanyak 2 lembar terbaru background putih. Foto nantinya akan ditempel di formulir, jadi tidak boleh distaples, tidak boleh pakai kaca mata/lensa contact, dan pundak harus kelihatan.
  3. Surat sponsor dari perusahaan (ini maksudnya bukan yang sponsorin duitnya yaa, tapi isinya bahwa perusahaan menjamin bahwa si pemohon visa pasti akan kembali ke Indonesia untuk bekerja lagi) (download surat sponsor format)
  4. Copy rekening tabungan 3 bulan terakhir dan saldo tidak boleh minus (tidak ada ketentuan saldo minimal harus berapa sih, asal ga minus aja rupanya)
  5. Print Out ticket (rute harus mulai dari Indonesia dan kembali ke Indonesia) print out bookingan ticket saja sih belum issued karena saya pikir ya kalau pengajuan visanya disetujui.
  6. Membuat jadwal perjalanan selama di Jepang (download itinerary)
  7. Mengisi formulir aplikasi dan tanda tangan formulir (download formulir aplikasi)
  8. Surat Ijin suami untuk istri yang berpergian sendiri + fotocopy KTP suami (karena saya tujuannya liburan dan mengunjungi suami yang sementara tinggal di Jepang maka saya lampirkan ID Cardnya yang beralamat di sana
  9. Fotocopy KTP, KK, Akte Nikah, akte lahir (anak) + ganti nama (jika ada)
  10. Fotocopy SIUP (jika pemilik perusahaan) atau jika ada pengundang dari perusahaan maka SIUP Pengundang dilampirkan (saya tetap membuat surat undangan yang mengundang suami saya, harus bertanda tangan/berstampel. saya rasa sebenernya ini jika perusahaan yang mengundang, bukan individu/personal(download invitation letter)
  11. Fotocopy Kartu Pelajar untuk anak/surat keterangan sekolah untuk yang mahasiswa
  12. Surat Izin orang tua untuk anak yang berpergian sendiri + copy KTP kedua orang tua
Catatan:
  • Jangan gunakan steples untuk menyatukan dokumen, gunakan clip kertas
  • Hanya gunakan kertas A4 untuk formulir aplikasi, itinerary, dan fotocopy2 syarat dokumen diatas.
Dari banyaknya syarat diatas saya hanya menyiapkan syarat nomor 1 s/d 10 dengan biaya sebesar Rp635.000,- (belum termasuk biaya untuk mengirim dokumen ke Jakarta dan pengiriman Visa yang sudah jadi untuk di kirim kembali ke Pontianak) untuk Visa Japan single entry (15 hari). Lama proses 7 hari (tergantung kedutaan).

Bagi pemegang e-passport mengajukan Visa Waiver (terdapat formulir khusus dan syaratnya paspor berlaku minimal 7 bulan + paspor lama). Biayanya Rp200.000,-.

Monday, 18 December 2017

Ngunduh Mantu

Lampung, 09 Desember 2017









Gemerlap Alun-alun Kidul Yogyakarta






Jagung Bakar Serut

Jajanan wajib yang perlu dicoba saat jalan-jalan ke alun-alun selatan/ alkid adalah jagung bakar serut. Selain itu juga boleh dicoba bakwan kawi/malangnya, dan juga tempura. 

Hotel Sofyan Inn (Hotel Unisi) Malioboro Yogyakarta

Libur lebaran 2017 kita sempatkan berlibur satu malam di Jogja pada saat mudik ke Klaten. Kita menginap di Hotel Sofyan Inn di Malioboro. Hotelnya berkonsep syariah. Pada saat check in kita diminta tanda bukti kita menikah. Seperti KTP dan Surat Menikah. Kebetulan KTP kita masih lajang, dan saya membawa fotocopy buku nikah di dompet. 
Kamarnya bersih, bagus. Nilai plusnya lagi, di dalam kamar terdapat sajadah dan Al Qur'an. Sayangnya tidak ada mukena.





Bungong Jeumpa Edisi Rindu

Bungong Jeumpa adalah salah satu tempat makan yang dirindukan saya dengan suami di Jogja. Dulu tempat makan pertama kita juga di tempat ini namun beda cabang. Setelah beberapa tahun lamanya rasa tidak berubah.
Terlebih mengenai rindu, semakin pekat rasanya.



Tuesday, 12 July 2016

(JOG)

Tempat pemberhentian terbaik.

Macet arus balik

Jalan menuju bandara Adi Sucipto. Ini belum seberapa macetnya :')

Friday, 6 June 2014

Blogger Walking

Satu lagi, satu cerpen saya yang berhasil dibukukan dengan beberapa penulis cerpen yang lain. Kali ini bertemakan Cerita Pencinta Dunia Maya Menjelajah Asia. 


Cerita yang saya ambil adalah pengalaman jalan-jalan seru saya beserta teman-teman kuliah saya pada waktu itu. Sebenernya sudah tahun lalu. Tapi baru terealisasi dibukukan tahun ini. Ceritanya seru-seru loh, bagaimana tidak, orang yang notabene cuma berada di depan laptop dan menulis kini jalan-jalan menjelajah Asia kemudian dituangkannya ke dalam sebuah tulisan berbentuk cerpen. 

Penasaran ngga gimana keseruan kita jalan-jalan? siapa tahu ada beberapa tempat yang belum kalian kunjungi lalu bisa menjadi referensi tujuan jalan-jalan kalian selanjutnya. Oh ya, ada satu bonus lagi yang bisa kalian dapatkan jika membeli buku ini yaitu pahala. Kok bisa? Bisa dong, para kontributor (penulis) sudah membuat kesepakatan di awal bahwa seluruh hasil penjualan buku ini akan disumbangkan untuk amal. Wah! gimana, tertarik?

Harga bukunya Rp 38.000 (belum termasuk ongkos kirim)

Yuk order... Begini caranya :
Kalian email ke husfaniputri@gmail.com cc ke rudygaswan@gmail.com
dengan Subject : BLOGGER WALKING - NAMA KAMU
Isi emai:

Nama :
Jumlah Pesanan :
Alamat lengkap :
No Telp :

Kemudian akan mendapatkan balasan total harga yang harus dibayarkan dan nomor rekening untuk mentransfer. Jika sudah mentransfer harap untuk segera konfirmasi via email (replay email pemesanan) dan akan langsung kami kirim. 

Terima Kasih.

Monday, 3 February 2014

Pindahan (2)

Normalnya aku ini perempuan usia 22 tahun yang mandiri namun manja. Loh?? Bingung ya, aku pun. Ada kalanya aku ingin kesana-kemari alias tak mau berdiam diri di Kota yang sangat memanjakan aku ini, Yogyakarta. Ada waktunya juga aku ingin menetap di Kota ini, karena ini zona nyamanku. Tapi bukan Shifa namanya kalau tidak berani mengambil resiko. Aku putuskan (mungkin cuma setengah sadar) aku kejar suatu pekerjaan di luar daerah, bahkan di luar pulau Jawa. Konyol. Aku pikir, iseng-iseng berhadiah ajalah, toh lawanku pasti ratusan se-Indonesia Raya. ''G boleh iseng-iseng harus serius, biar hasilnya bagus", gertak Bulekku waktu itu. Hahaha. 

***
Mengenai hati, aku masih disibukkan dengan pertanyaan orang yang berbulan-bulan tak berhenti. "Udah move on belom?". Aku ngga habis pikir sama mereka, segitu perhatiannya sama aku hingga tak pernah lelah menggangguku dengan pertanyaan-pertanyaan konyol semacam itu. Mereka tahu terakhir kali aku berpacaran sama seseorang yang menurut mereka bakal 'jadi' selamanya. Entahlah...aku rasa semua penjuru Jogja pun semacam mengamini. 

Oke, aku bongkar dikit. Move on udah lama banget, karena aku yang memutuskan hubungan dan aku pikir itu yang terbaik. Dari situlah, aku harus berkonsentrasi untuk memikirkan hal-hal dalam pengupayaan "tidak merepotkan orang tua lagi". Urusan pekerjaan dan sebagainya membuat aku untuk mengesampingkan pindahan dalam hal percintaan (ceileeh). Yaa posisi lagi nulis ini juga udah jatuh cinta kaliiii. Eaaa!! haha.

Coba baca dear you.

Dimasa-masa menunggu hasil, ya bisa dibilang bisa selonjoran sekaligus jalan-jalan. Sama temen-temen. Dan pada akhirnya, aku pindahan!! Sungguh, ini mengenai perasaan, yeach! Damn! i'm in love again!


Pindahan (1)

Pindahan. Denger kata itu aja udah berasa repot banget ya. Apalagi ini termasuk pindahan dalam skala besar alias sangat menguras kantong, isi perasaan serta pikiran. Buset deh, pindahan apaan sih ini?

Bisa dibilang ini ada hubungannya sama postingan sebelumnya mengenai Zona Nyaman. Well, this is my journey of my life. Hmm.. my adventure? right!! 

Masa setelah aku menuntaskan S1 ku, aku mulai memutar otak untuk segera tidak lagi merepotkan orang tua, walaupun pada akhirnya aku bekerja disalah satu perusahaan swasta di Jogja yang cukup membuat aku pusing setiap hari.Pikiranku untuk segera tidak merepotkan orang tua lagi itupun salah besar. Aku masih sangat mengganggu Ibuku untuk membimbingku dalam bekerja (bidang kerja satu jurusan sama Ibu). Walaupun menurut dia, itu tidak merepotkan. Tapi aku sangat mengganggu waktunya. 

Dan pada akhirnya aku memutuskan untuk mencari tempat yang lebih untuk menunjang karirku. Itupun aku masih butuh orang tua (bahkan) serta keluarga besar untuk mensuportku. Bayangkan, aku harus berkali-kali terbang kesana kemari, berpindah-pindah tempat dalam kurun waktu yang cukup dekat, jam istirahatku pun sangat minim. Mungkin aku menyerah kalau tanpa mereka, keluarga serta sahabat. Yang dimana pesan bbm ataupun sms aja udah support aku banget. 

Jelas, aku harus mengesampingkan waktu santaiku yang seharusnya aku kumpul dan jalan sama temen. Disisi lain aku masih banyak pekerjaan juga di Jogja. Menguras pikiran. Ini pindahan. Perasaan dan pikiran ke nalar dan logika untuk masa depan.


Tuesday, 19 November 2013

Sunset, "why do u love me?"

Siapa dari kalian yang ga suka sama sunset ? Sini deh, berantem sama aku! Hal sekeren, seindah itu jangan sampe disia-sia-in lah. Kenapa? Diwaktu sunset itu, coba pandangi langit, hirup udara perlahan, nikmati. Luar biasa pasti rasanya, ayem, tentrem. haha. Kalau kalian ngga ngrasain itu, perlu piknik deh kamu. Aneh.

Seandainya sunset itu bisa ngomong, dia pasti nanya "why do u love me?" ke aku, dan aku sama sekali ngga bisa jawab. Karena ini cinta, ya emang ga ada alasannya "kenapa".

Dimana pun tempat buat nikmatin sunset, di pinggir jalan, atau mana pun itu sama kerennya kok. Terlebih di pantai. Ini aku ambil di parangtritis. Sebenernya aku kurang suka sibuk dokumentasiin jeprat jepret objek yang harusnya cukup dinikmatin, jangan sibuk foto2 sendiri. :D

Enjoy....!